Tips Traveling Tanpa Merusak Lingkungan

Ditulis Oleh Travel Junkie | Visitor 1082 (29 Mei 2019)

Tips Traveling Tanpa Merusak Lingkungan

KOMPAS/LASTI KURNIA Gili Trawangan bak kampung berwarga negara asing, turis asing hilir mudik dengan sepeda sewaan.

Traveljunkieindonesia.com – Traveling memang asyik, tapi tanpa disadari traveling pun bisa memberikan dampak buruk bagi lingkungan, terutama dari segi emisi gas karbon. Selain itu, tak jarang kawasan wisata yang sebelumnya memiliki pemandangan yang mempesona, rusak akibat kunjungan para traveler yang tidak mempedulikan kelestarian alam.

Berikut adalah tips yang bisa dipraktekkan agar traveling memberikan dampak yang minimal bagi lingkungan.

  1. Hindari penggunaan kendaraan yang mengeluarkan emisi CO2nya besar dalam melakukan perjalanan ke tempat tujuan.
  2. Gunakan sarana transportasi massal, sewa sepeda, delman atau berjalan kaki untuk menikmati keindahan dan keunikan daerah yang kita kunjungi termasuk tempat-tempat indah yang tersembunyi.
  3. Berkenalan dengan banyak orang saat di perjalanan, salah satu cara agar bisa share kendaraan. Hal itu akan menghemat emisi CO2, menghemat biaya perjalanan, dan tentunya menambah banyak teman.
  4. Belilah makanan di kaki lima, warung, atau restauran penduduk. Hal itu dapat mengurangi emisi yang digunakan untuk mengangkut bahan makanan dari lokasi yang jauh serta memberikan kontribusi langsung pada masyarakat lokal. Selain itu, biasanya perangkat makan di warung lokal tidak menggunakan plastik/styrofoam.
  5. Pilih makanan dan minuman lokal. Selain dapat merasakan makanan dan minuman dari daerah asal, juga untuk mengurangi emisi CO2 yang dihasilkan dari barang impor.
  6. Bawa botol minuman sendiri sehingga bisa diisi ulang.
  7. Bawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi sampah plastik.
  8. Membuang sampah pada tempatnya.
  9. Ambil spot wisata yang menawarkan layanan yang lebih ‘hijau” atau punya program lingkungan.
  10. Dorong industri pariwisata untuk melakukan social responsibility. Sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak wisatawan asing yang bersedia membayar lebih mahal asal kegiatan liburan mereka itu membantu sesama, ramah lingkungan dan melestarikan kebudayaan setempat.

Bowo Hartanto (http://www.traveljunkieindonesia.com)


BAGIKAN
Facebook StumbleUpon Digg Twitter Delicious Reddit Technorati Mixx Linkedin
Related Blog Posts

    Tips Traveling Saat Hamil

      Foto : https://blog.reservasi.com/wp-content/uploads/2016/10/shutterstock_294543116.jpg Traveljunkieindonesia.com – Trip travel junkie kali ini ditemani oleh seorang sahabat yang kebetulan sedang hamil. Ibu hamil ini nekad tetap ikut trip yang sudah di plan beberapa bulan sebelumnya. “Ibu hamil bukan berarti tidak boleh bepergian jauh, asal memperhatikan tips wanita hamil itu ok ok saja”, tutur, Veronika Pasaribu

    Selengkapnya

    Terpaksa Traveling di Antara Pandemi Virus Corona? Berikut 6 Tips Aman Terhindar dari Virus Corona

    Belakangan ini sejak dunia digemparkan dengen merebaknya virus Covid19 atau lebih dikenal dengan Corona, membuat hampir seluruh Negara di dunia benar benar mewaspadai penyebaran virus Corona yang menjangkit beberapa populasi dunia begitu cepat. Virus yang diketahui berasal dari Wuhan ini akhirnya menyebar ke beberapa Negara, baik di Asia, Eropa hingga Amerika. Namun, meski penyebaran Virus Corona cukup luas, bagi anda yang terpaksa mau melakukan perjalanan atau traveling, disini ada beberap

    Selengkapnya
PAKET BELITUNG ISLAND LASKAR PELANGI 3 HARI 2 MALAM

TRIP BELITUNG LASKAR PELANGI 14-16 AGUSTUS 2020

Price : IDR1.250.000
Participant : 1

SAILING KOMODO 4 HARI 3 MALAM

SAILING KOMODO 4 HARI 3 MALAM 15-18 AGUSTUS 2020

Price : IDR2.400.000
Participant : 1