Create your own trip! You can choose between Private or Public Tour. Use "Find Trip" to search a existing trips.

Create and join trip

Date Type Qty

Find an existing trip

From To

KLENTENG DE JE YUAN

Daerah Khusus Ibukota Jakarta 2019-07-18 11:23:47

Klenteng De Je Yuan

Klenteng merupakan tempat ibadah kaum Tiong Hoa, Sasah satu yang dikenal oleh masyarakat Jakarta adalah Klenteng De Juan Yuan atau Klenteng Kim Tek Le. Klenteng ini merupakan destinasi wisata yang mempunyai sejarah tersendiri pada saat Jakarta masih dengan nama Batavia.

Klenteng yang sudah berdiri dari abad 18 ini merupakan tempat terbuka yang banyak dikunjungi oleh pejabat-pejabat waktu itu, bahkan Seorang Mayor Tionghoa pernah menyumbangkan dana untuk pemugaran dan renovasi Klenteng tersebut. Klenteng ini begitu di jaga di Jakarta, karena termasuk Klenteng tertua yang pernah ada.

De Je Yuan merupakan Klenteng yang dibangun pertamakali pada tahun 1650 jauh sebelum perang dunia ke II. Bagi traveller yang suka akan sejarah, traveller bisa mengunjungi Klenteng De Je Yuan yang terletak di Glodok.

Klenteng yang berada di Jalan Kemenangan 3 atau berada di wilayah Petak Sembilan ini mempunyai  arsitektur pada umumnya Klenteng yang berdiri di Indonesia. Atap kelenteng tetap menggunakan genteng berwarna cokelat laiknya bangunan tua di Jakarta. Di sisi kanan dan kirinya dihiasi oleh sepasang naga yang sedang merebut sebutir mutiara. Keseluruhan kelenteng dicat dengan warna merah dan kuning.

Jin De Yuan juga dikenal salah satu dari empat kelenteng yang besar yang dikelola oleh Kong Koan atau Dewan Tionghoa. Mereka adalah Kelenteng Goenoeng Sari, Kelenteng Toa Peh Kong (di Ancol), Kelenteng Jin De yuan sendiri serta kelenteng Hian Thian Shang Te Bio di Tanah Tandjoeng yang sekarang sudah musnah.

Saat hari hari tertentu, traveller juga bisa menikmati ramainya festival dan perayaan masyarakat Tiong Hoa di halaman Klenteng. Biasanya perayaan seperti hari raya waisak diadakan suatu Opera Tionghoa Peranakan dalam Bahasa Indonesia yang ikut diramaikan dengan permainan musik Keroncong.

Banyak sekali masyarakt Tiong Hoa yang begitumenjejakan kaki di kelenteng, mereka pun bergegas mengambil hio dan menyalakannya dengan api lilin yang telah disediakan. Mereka lantas bersembahyang di depan hiolo untuk memohon doa pada Sang Pencipta. Aktifitas seperti ini banyak di temui saat hari hari besar keagamaan mereka terlebih saat imlek tiba.

Untuk pengelolaan Klenteng ini saat ini di kelola langsung oleh organisasi masyarakat Tionghoa yang sudah dibentuk sejak jaman Belanda.

Foto Oleh : chipstory.com

 

LIHAT WISATA PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

Wisata Terkait

PAKET BELITUNG ISLAND LASKAR PELANGI 3 HARI 2 MALAM

TRIP BELITUNG LASKAR PELANGI 14-16 AGUSTUS 2020

Price : IDR1.250.000
Participant : 1

Wisata Jakarta.Barat Daerah Khusus Ibukota Jakarta

KOTA JAKARTA BARAT

Tampil 2 dari 2

MUSEUM BANK INDONESIA

Dunia perbankkan memang dikenal dengan keuangan yang kadang membuat traveller semakin rumit, namun siapa sangka jika Bank di Indonesia juga mempunyai salah satu destinasi yang bisa dikunjungi traveller sehingga semakin membuat hati senang, karena bisa mengunjungi destinasi wisata dari sejarah perbankan di Indonesia seperti menikmati Museum Bank Indonesia yang ada di Jakarta.

Jika sedang ada di Jakarta, tak ada salahnya untuk mampir ke Museum Bank Indonesia. Museum ini memiliki sejarah panjang di dunia perbankan Indonesia. Bangunan yang sudah berusia tua yang dilestarikan menjadi cagar budaya terletak di Kota Tua di Jakarta Barat. Tepatnya di Jl. Pintu Besar Utara No.3, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta.

Bekas bangunan milik Hindia Belanda dengan nama Netherlands Indies Gulden atau De Javasche Bank yang menjadi bank sentral milik Hin...

KLENTENG DE JE YUAN

Klenteng merupakan tempat ibadah kaum Tiong Hoa, Sasah satu yang dikenal oleh masyarakat Jakarta adalah Klenteng De Juan Yuan atau Klenteng Kim Tek Le. Klenteng ini merupakan destinasi wisata yang mempunyai sejarah tersendiri pada saat Jakarta masih dengan nama Batavia.

Klenteng yang sudah berdiri dari abad 18 ini merupakan tempat terbuka yang banyak dikunjungi oleh pejabat-pejabat waktu itu, bahkan Seorang Mayor Tionghoa pernah menyumbangkan dana untuk pemugaran dan renovasi Klenteng tersebut. Klenteng ini begitu di jaga di Jakarta, karena termasuk Klenteng tertua yang pernah ada.

De Je Yuan merupakan Klenteng yang dibangun pertamakali pada tahun 1650 jauh sebelum perang dunia ke II. Bagi traveller yang suka akan sejarah, traveller bisa mengunjungi Klenteng De Je Yuan yang terletak di Glodok.

Klenteng yang berada di Jalan Kemenangan 3 atau bera...

DAFTAR FOTO